Kamis, 25 Agustus 2016

Wirausaha dan Wiraswasta

Pada dewasa ini, banyak orang yang menganggap istilah wirausaha dan wiraswasta memiliki kesamaan makna. Dalam bahasa Sansekerta, wiraswasta terdiri atas tiga kata; wira yang memiliki makna manusia unggul, teladan, dan berani; swa yang memiliki makna sendiri; dan sta yang memiliki makna berdiri. Dari definisi di atas dapat kita ketahui bahwa wiraswasta adalah orang yang berani bersikap, berfikir, dan bertindak menurut kemampuan dan keberanian untuk menciptakan sesuatu yang lain dengan menggnakan waktu dan kegiatan, disertai modal dan resiko, serta menerima balas jasa dan kepuasan serta kebebasan pribadi atas usahanya tersebut. Seorang wiraswasta biasanya memimpin sebuah usaha, baik secara teknis maupun ekonomis. Selain itu wiraswasta cenderung memburu keuntungan dan manfaat secara maksimal dan membawa usahanya ke arah kemajuan, perluasan, perkembangan melalui jalan kepemimpinan ekonomi. Di dalam sebuah usaha, seorang wiraswasta membaktikan prestasi teknik dan mengadakan penemuan ataupun peniruan, yang menjadi perhatian utamanya adalah aspek teknik dari  usaha yang dijalankannya. Jadi, seorang wiraswasta adalah seorang usahawan yang disamping mampu berusaha dalam bidang ekonomi umumnya dan niaga khususnya secara tepat guna juga berwatak merdeka lahir batin serta berbudi luhur. Gambaran ideal manusia wiraswasta adalah orang yang dalam keadaan sangat darurat, tetap mampu berdiri atas kemampuan sendiri untuk keluar dari permasalahan yang dihadapinya dan dalam keadaan yang biasa manusia-manusia wiraswasta mampu menjadikan dirinya maju, kaya, dan berhasil.
Sedangkan definisi dari wirausaha antaralain adalah seseorang yang dapat mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. Orang yang berani menanggung resiko atas bisnis yang ia tekuni. Orang tersebut juga melihat bahwa terdapat suatu peluang luar biasa dalam suatu bidang. Seseorang yang mengorganisisr dan menanggung resiko sebuah bisnis atau usaha.
Perbedaan yang tercipta dari penjelasan di atas terletak pada sikap mental dan suatu bentuk gerak usaha dari perwujudan sikap itu sendiri. Jelas bahwa wirausaja merupakan suatu bentuk usaha sendiri, bukan bekerja pada orang lain. Sedangkan wiraswasta merupakan suatu sikap mental yang berani berdiri sendiri di atas kekuatan sendiri. Namun, sebagian ahli menganggap perbedaan itu dinilai tidak terlalu signifikan sehingga dalam banyak literatur dianggap sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar