Pada dewasa ini, banyak orang yang
menganggap istilah wirausaha dan wiraswasta memiliki kesamaan makna. Dalam
bahasa Sansekerta, wiraswasta terdiri atas tiga kata; wira yang memiliki makna
manusia unggul, teladan, dan berani; swa yang memiliki makna sendiri; dan sta
yang memiliki makna berdiri. Dari definisi di atas dapat kita ketahui bahwa
wiraswasta adalah orang yang berani bersikap, berfikir, dan bertindak menurut
kemampuan dan keberanian untuk menciptakan sesuatu yang lain dengan menggnakan
waktu dan kegiatan, disertai modal dan resiko, serta menerima balas jasa dan
kepuasan serta kebebasan pribadi atas usahanya tersebut. Seorang wiraswasta
biasanya memimpin sebuah usaha, baik secara teknis maupun ekonomis. Selain itu
wiraswasta cenderung memburu keuntungan dan manfaat secara maksimal dan membawa
usahanya ke arah kemajuan, perluasan, perkembangan melalui jalan kepemimpinan
ekonomi. Di dalam sebuah usaha, seorang wiraswasta membaktikan prestasi teknik
dan mengadakan penemuan ataupun peniruan, yang menjadi perhatian utamanya
adalah aspek teknik dari usaha yang
dijalankannya. Jadi, seorang wiraswasta adalah seorang usahawan yang disamping
mampu berusaha dalam bidang ekonomi umumnya dan niaga khususnya secara tepat
guna juga berwatak merdeka lahir batin serta berbudi luhur. Gambaran ideal
manusia wiraswasta adalah orang yang dalam keadaan sangat darurat, tetap mampu
berdiri atas kemampuan sendiri untuk keluar dari permasalahan yang dihadapinya
dan dalam keadaan yang biasa manusia-manusia wiraswasta mampu menjadikan
dirinya maju, kaya, dan berhasil.
Sedangkan definisi dari wirausaha antaralain adalah
seseorang yang dapat mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan
barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau
mengolah bahan baku baru. Orang yang berani menanggung resiko atas bisnis yang
ia tekuni. Orang tersebut juga melihat bahwa terdapat suatu peluang luar biasa
dalam suatu bidang. Seseorang yang mengorganisisr dan menanggung resiko sebuah
bisnis atau usaha.
Perbedaan yang tercipta dari penjelasan di atas
terletak pada sikap mental dan suatu bentuk gerak usaha dari perwujudan sikap
itu sendiri. Jelas bahwa wirausaja merupakan suatu bentuk usaha sendiri, bukan
bekerja pada orang lain. Sedangkan wiraswasta merupakan suatu sikap mental yang
berani berdiri sendiri di atas kekuatan sendiri. Namun, sebagian ahli
menganggap perbedaan itu dinilai tidak terlalu signifikan sehingga dalam banyak
literatur dianggap sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar